MALANG, 7 September 2026 — Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) Gerai Malang meresmikan fasilitas sumur bor dan tandon air bersih di Madrasah Diniyah (Madin) Sabilil Kirom, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, pada Senin (7/9).
Pembangunan infrastruktur air bersih ini menjadi potret
keteladanan sosial dari Mitra Bebicare—sebuah jaringan usaha yang
bergerak di bidang penyediaan makanan pendamping ASI (MPASI) dan bubur bayi
organik berkualitas. Di bawah pimpinan Abah Waluyo, usaha yang berbasis
kemitraan dan pemberdayaan UMKM ini tidak menghentikan langkah sosialnya meski
dihadapkan pada dinamika perekonomian yang sulit.

Peresmian SUMURBOR Bebicare di Srigonco
Meskipun iklim ekonomi nasional sedang mengalami penurunan
yang berdampak pada penutupan beberapa cabang mitra usaha, ikhtiar Mitra
Bebicare untuk menyisihkan sebagian keuntungan demi kepentingan umat tetap
berjalan. Sumur bor di Desa Srigonco ini merupakan sumur bor kedua yang
pengerjaannya dipercayakan dan disalurkan melalui Laznas BMH Malang.
Dalam sambutannya, Abah Waluyo menegaskan komitmennya
untuk terus mengalirkan kebaikan melalui dana Corporate Social
Responsibility (CSR) dan iuran sosial para mitranya.
![]() |
| Abah WALUYO Owner Bebicare |
"Di era ekonomi yang serba turun dan penuh tantangan
ini, kami di Mitra Bebicare tetap memilih dan memercayakan penyaluran
kepedulian kami kepada BMH Malang. Bantuan sumur bor ini murni bersumber dari
iuran sosial para mitra yang menyisihkan keuntungannya, walaupun tak dipungkiri
ada beberapa cabang kami yang terpaksa tutup," tutur Abah Waluyo.
"Harapan kami tidak muluk-muluk, semoga melalui doa-doa
ikhlas dari masyarakat dan santri di Srigonco ini, Allah membukakan jalan untuk
memulihkan kondisi perekonomian bangsa, serta memberikan keberkahan dan
kelancaran bagi perkembangan usaha bubur bayi Bebicare ke depan,"
tambahnya.
Langkah konkret dan keberanian Mitra Bebicare untuk terus
berbagi ini mendapat sambutan hangat dari Kepala Desa Srigonco, Didit Puji
Leksono, S.Pt. Ia menyampaikan rasa haru dan apresiasi setinggi-tingginya
atas kepedulian yang diberikan ke wilayahnya.
![]() |
| Kepala Desa Srigonco saat pemotongan pita peresmian sumurbor |
"Kami sangat
mengapresiasi kebaikan Mitra Bebicare dan keseriusan BMH Malang. Desa kami
merupakan daerah yang sangat rawan kekeringan saat musim kemarau. Kehadiran
bantuan ini di tengah kondisi ekonomi yang sulit menjadi bukti nyata empati
yang sangat berarti bagi warga dan para santri kami," ungkap Didit.
Pengerjaan
pengeboran sumur ini memakan waktu sekitar 20 hari kerja oleh tim relawan BMH.
Menembus kedalaman hingga 50 meter, sumur tersebut kini berhasil mengalirkan
debit air bersih yang melimpah dan berkualitas baik.
Perwakilan BMH
Malang, Lukmanul Khakim, secara resmi menyerahkan kepemilikan dan
pengelolaan fasilitas sumur bor serta tandon air tersebut kepada pihak sekolah
dan masyarakat.
"Sumur bor serta
instalassi pipanisasi tower dan tandon bantuan dari Bebicare ini kami serahkan
sepenuhnya. Kami berharap seluruh komponen masyarakat dapat saling menjaga
infrastruktur ini. Jika ada kendala teknis di kemudian hari, mohon bangun
komunikasi intensif dengan BMH agar dapat segera kami tangani bersama,"
jelas Lukmanul.
Peresmian
berlangsung semarak dan penuh rasa syukur, dihadiri oleh seluruh santri Madin
Sabilil Kirom, para orang tua wali santri, serta tokoh masyarakat setempat yang
memadati lokasi acara.
Tentang
Bebicare:
Bebicare
merupakan brand penyedia bubur bayi dan MPASI organik berbasis kemitraan UMKM
yang berpusat di Jawa Timur. Selain berfokus pada pemenuhan gizi anak usia
dini, Bebicare berkomitmen menyisihkan sebagian dana usahanya untuk kegiatan
kepedulian sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Tentang BMH (Baitul Maal Hidayatullah):
Laznas BMH adalah Lembaga Amil Zakat Nasional yang
berkhidmat mengelola dana ZISWAF dan CSR melalui program-program berdampak di
bidang pendidikan, dakwah, sosial kemanusiaan, dan ekonomi di seluruh
Indonesia.


